Posts Tagged ‘alexkuple’

REVIEW GATHERING KOMUNITAS JAZZ CHIC’S 22 OKTOBER 2009

Friday, October 23rd, 2009

Komunitas Jazz Chic’s (KJC) kembali menggelar gathering rutin bulanan setelah hampir 3 bulan absen. Menjawab begitu banyak pertanyaan dari pecinta jazz yang sepertinya merindukan suasana unik KJC karena menempatkan musik jazz di jalanan. Bertempat seperti biasa di pelataran parkir Chic’s Musik jalan Pemuda 65 Rawamangun Jakarta Timur, acara dimulai sekitar pukul 19.30 WIB. Sebagai pembukaan, penampil pertama adalah jam session dari beberapa instruktur Chic’s terdiri dari Bhayu (piano), Alex Kuple (Bass), Erik Andriyanto (Gitar), dan Herman (Drums). Mereka membawakan 5 lagu jazz standard yaitu “All The Things You Are”, “Equinox”, “Stella By Starlight”, “There’s No Greater Love”, dan “Footprints”.

Bhayu-Erik-Alex

Suasana mainstream jazz langsung terasa dengan nomor-nomor jazz klasik yang dibawakan oleh Erik cs tersebut, sekaligus juga memancing penikmat jazz untuk mendatangi area parkir Chic’s Musik yang malam itu terasa cukup hangat. Permainan jazz swing, ballad, maupun be bop mampu mengajak penikmat jazz yang mulai berdatangan untuk larut dalam suasana jazz on the street.

Penampil berikutnya adalah Trio terdiri dari Bhayu (piano), Dodi (Bass), dan Bobby (Drums) yang membawakan 2 buah nomor yaitu “Mr PC” yang diaransemen Funk Jazz dan “The Chicken”, sebuah nomor milik legenda bassist Jaco Pastorius. Nuansa funk yang kental mewarnai permainan trio ini, menyuguhkan rasa jazz yang lain setelah rasa jazz klasik sebelumnya. Penikmat jazz semakin terlihat antusias menyaksikan aksi-aksi improvisasi yang mereka suguhkan.
Ade (2)Posisi Bhayu pada piano kemudian digantikan oleh Ade, seorang pianis jazz berbakat yang masih berusia belasan tahun. Trio baru ini menghadirkan rasa jazz yang lain lagi, karena mereka memainkan nomor reggae blues lawas milik Eric Clapton yaitu “I Shot The Sheriff” yang dibalut dengan chord-chord dan improvisasi jazz serta irama yang funky groove. Cukup menyegarkan.
Selanjutnya, panggung KJC 22 Oktober 2009 diisi oleh penampilan dari Ade (piano), Aisi (gitar), Aris (bass), Herman (drums), dan Rahmat (saxophone). Mereka membawakan beberapa nomor jazz standard diantaranya adalah “Blue Bossa” yang diaransemen swing. Permainan solo piano Ade sanggup memukau para penikmat jazz yang hadir karena sangat indah, melodius, dan sarat dengan skill yang tinggi. Patut kita kagumi mengingat usianya yang masih sangat muda namun mampu menampilkan permainan jazz yang mumpuni.
Penampil kelima malam itu adalah duet Boy (Vokal & Gitar) dan Puji (Gitar). Puji & BoyMereka membawakan 2 buah nomor reggae klasik milik Bob Marley yaitu “Waiting in Vain” dan “No Woman No Cry” yang dibawakan secara jazzy. Vokal Boy yang meliuk-liuk bluesy memainkan melodi asli lagu-lagu reggae tersebut mampu menghadirkan dengaran interpretasi baru yang cukup menyegarkan suasana malam itu.
Giliran berikut setelah Boy & Puji adalah group Nada Biru, band yang sudah beberapa kali tampil di gathering KJC. Nada Biru beranggotakan Aris (bass), Aisi (gitar), Bobby (drums), dan Rahmat (saxophone). Aisi yang juga adalah seorang dokter jantung membuktikan bahwa profesi apapun tidak akan menghalangi keicntaan untuk memainkan musik jazz. Nada BiruNada Biru membawakan beberapa nomor jazz standard seperti “Take Five” dan “Stella By Starlight” dengan aransemen yang mereka buat lebih nge-beat dan modern.
Tidak terasa jika malam semakin larut, penampil ketujuh malam itu adalah band bentukan Andry (bass), Adhit (gitar), dan Ridwan (drums) yang mereka namakan Ada Trio Band. Nama yang cukup unik. Mereka memainkan 3 buah nomor jazz yang terbilang cukup rumit dan membutuhkan skill yang tinggi, yaitu “Donna Lee”, “Moment’s Notice”, dan “Giant Step”. Ada Trio Band (2)Namun mereka mampu membawakan nomor-nomor tersebut secara baik dengan interpretasi dan semangat baru. Meski masih berusia muda, permainan mereka sangat menjanjikan dengan skill yang cukup tinggi.
Setelah Ada Trio Band, panggung kembali diisi dengan jam session. Inilah keistimewaan dari gathering bulanan KJC, karena siapa saja bebas berpartisipasi untuk mengisi panggung berkolaborasi dengan musisi-musisi lain yang hadir. Jam session pertama terdiri dari Andry (bass), Herman (drums), Imam Fathur (gitar), dan Ade (piano) yang membawakan beberapa nomor mainstream jazz standard. Sarat dengan improvisasi dan komunikasi musikal antar pemain menjadikan penampilan mereka terlihat begitu atraktif. Kemudian jam session kedua yang merupakan penampil terakhir malam itu diisi oleh Alex Kuple (bass), Herman (drums), Sonny (piano), dan Adhit (gitar) yang memainkan 2 buah nomor jazz yaitu “Straight, No Chaser” dan “The Girl From Ipanema”. Penampilan terakhir ini menutup rangkaian acara gathering bulanan KJC bulan Oktober 2009 karena waktu sudah menunjukkan hampir pukul setengah 12 malam. Penikmat jazz yang telah puas menikmati suguhan berbagai rasa dengaran musik jazz pun terlihat cukup enggan beranjak pulang karena sebenarnya mereka masih menginginkan gathering terus berjalan, namun waktu jualah yang membuat acara malam itu harus segera diakhiri.
Ada fakta yang menarik pada gathering KJC kali ini, karena malam itu KJC didatangi langsung oleh Ronny Sinaga, seorang penikmat jazz berasal dari Purwokerto. Ya, Purwokerto di Jawa Tengah! Pak Ronny ini ke Jakarta menggunakan kereta, dan dari stasiun kereta langsung menuju ke Chic’s untuk menikmati acara gathering KJC. Salut dan terimakasih buat pak Ronny, salam kami dari KJC untuk rekan-rekan pecinta jazz di Purwokerto.
Selain itu, ada sebuah kabar baik untuk anda semua pecinta jazz, karena mulai bulan November 2009 Komunitas Jazz Chic’s akan bekerjasama dengan Planet Hollywood untuk menggelar acara gathering KJC di bar Planet Hollywood setiap hari minggu 2 kali dalam sebulan. Gathering bulanan setiap hari Kamis minggu keempat akan tetap berjalan di Chic’s Musik. So, tunggu apa lagi mari kita menikmati musik jazz lebih banyak lagi. Kesempatan baik juga buat para musisi jazz untuk menyalurkan apresiasinya pada gathering KJC yang kini bertambah setiap bulannya. Tunggu saja kabar selanjutnya,

salam jazz! (Alex Kuple).Alex-TinoErik

Baim Trio Show at Batam Asean Jazz Festival 2009

Sunday, August 16th, 2009

Sungguh suatu kehormatan bagi Baim Trio untuk tampil mengisi gelaran bergengsi Asean Jazz Festival 2009 di Batam. Meski membawakan lagu-lagu blues dan solo Baim, ternyata malah membuat panitia tertarik untuk mendaulat Baim Trio yang kali ini diperkuat oleh Baim (vokal & gitar), Alex Kuple (bass), dan Rama Moektio (drums) turut meramaikan acara Asean Jazz Festival (AJF) pada tanggal 8 Agustus 2009. Bertempat di pantai Coastarina, AJF digelar dengan 3 panggung yang menampilkan beberapa musisi dan group jazz baik dari Indonesia maupun dari kawasan Asean lain seperti Singapore, Thailand, dan sebagainya. Acara diadakan selama 2 hari yaitu tanggal 7 dan 8 Agustus 2009.
Baim Trio mendapat jatah tampil pada 8 Agustus sekitar pukul 10 malam. Di tengah suasana jazz, Baim Trio tampil dengan ciri khas lagu-lagu blues, pop, dan sedikit jazzy. Tampil menggebrak dengan nomor blues yang cukup panas yaitu “Everyday I Got the Blues” mampu menghantarkan atmosfer blues yang kental kepada para penikmat musik yang hadir. Cukup banyak memang penonton yang berlesehan maupun berdiri menunggu seperti apakah penampilan Baim Trio. Selama ini Baim memang terkenal sebagai pelantun lagu-lagu pop rock. Penonton sepertinya penasaran bagaimanakah penampilan Baim pada sebuah event jazz regional Asean ini. Dan tampaknya penikmat musik sedikit terkesima dengan keahlian Baim dalam memainkan gitar terutama untuk jenis musik blues. Ya mereka akhirnya mengetahui akar dan pondasi karir musik Baim selama ini dalam berkarya, yaitu blues. Selepas lagu pertama, Baim Trio kian membuat bluesy suasana malam itu dengan tembang klasik “Juwita Malam” yang diaransemen blues dan sedikit swing jazz menjelang coda. Tidak ketinggalan pula Baim menyelipkan lagu hits klasik dari band-nya terdahulu yang tidak perlu disebutkan disini, cukup inisialnya saja, A-D-A band, yaitu lagu “Ough!” yang sangat dikenal oleh penonton, juga beberapa nomor solo albumnya. Yang mampu menggelitik penonton dan membuat suasana kian ramai adalah dibawakannya 2 buah tembang lawas yang sangat populer yaitu “Madu dan Racun” serta “Singkong dan Keju” yang diolah menjadi suguhan yang fresh.Setelah beberapa nomor blues, Baim Trio mengakhiri penampilan dengan sebuah lagu blues yang funky dan menghentak milik Jimi Hendrix yaitu “Wait Till Tomorrow”. Penonton terlihat sangat puas dan antusias menikmati suguhan dari Baim Trio kali ini di gelaran AJF 2009. Di penghujung acara malam itu, Baim dan Alex Kuple didaulat untuk kembali naik ke panggung ber-jam session bersama beberapa musisi dari Thailand. Membawakan 2 buah nomor blues yang funky dan traditional blues, jam session ini mampu menambah rasa puas para penikmat musik yang menyaksikan. Terimakasih banyak untuk panitia yang telah mengundang Baim Trio, dan terutama para penikmat musik yang hadir di Batam AJF 2009 ini. Salam blues dan jazz! (Alex Kuple).

Gathering Komunitas Jazz Chic’s at Gading Food City 18 Maret 2009

Thursday, March 19th, 2009
Bicara Jazz at Gading Food City 18 Maret 2009

Bicara Jazz at Gading Food City 18 Maret 2009

Hari Rabu tanggal 18 Maret 2009 merupakan kali ketiga Komunitas Jazz Chic’s (KJC) menggelar gathering di Gading Food City (GFC) Kelapa Gading Jakarta. Berkat kerjasama dengan pihak GFC, gathering KJC cukup sukses digelar setiap hari Rabu selama bulan Maret 2009 ini. Gathering ketiga kali ini dibuka dengan penampilan band Rubberband yang terdiri dari siswa-siswi Lembaga Pendidikan Musik Chic’s Rawamangun. Rubberband membawakan beberapa buah lagu populer saat ini. Penampilan mereka cukup baik dan maksimal serta menghibur pengunjung yang hadir di GFC. Setelah Rubberband, giliran tampil duo Shella (vokal) dan Karisila (gitar akustik) yang membawakan beberapa buah lagu bernuansa akustik. Penampil ketiga adalah band Free Flow yang menjuarai festival band Chic’s beberapa bulan lalu. Free Flow memainkan beberapa nomor jazzy yang cukup populer serta beberapa buah lagu karya mereka sendiri. Penampilan Free Flow cukup apik dan rapi, cukup menjanjikan prestasi di masa mendatang.

Di puncak acara tampil band Bicara Jazz yang sering tampil di gathering KJC. Bicara Jazz yang beranggotakan Andrea Maulana (vokal), Alex Kuple (bass), Erik Andriyanto (gitar), Sonny (piano), dan Herman (drum) merupakan para instruktur di LPM Chic’s. Bicara Jazz membawakan beberapa nomor jazz latin dan standard dan tampil selama kurang lebih 2 1/2 jam (dibagi menjadi 3 sesi pertunjukan). Selain nomor jazz latin dan standard, Bicara Jazz juga meramu beberapa nomor populer dengan aransemen jazz seperti beberapa lagu milik James Blunt dan The Bee Gees.

Bicara Jazz at Gading Food City 18 Maret 2009

Bicara Jazz at Gading Food City 18 Maret 2009

Pada sesi ketiga atau terakhir penampilan Bicara Jazz, pengunjung yang hadir diberi kesempatan untuk ber-jam session, dan ternyata seorang gitaris jazz yang cukup dikenal yaitu Agus Takari yang menyempatkan diri hadir di GFC malam ini bersedia tampil ber-jam session. Bicara Jazz featuring Agus Takari semakin memeriahkan malam gathering KJC 18 Maret 2009 ini dengan memainkan beberapa nomor jazz standard seperti Stella by Starlight dan Satin Doll. Akhirnya sekitar pukul 11 malam gathering KJC di GFC Kelapa Gading harus diakhiri. Terima kasih untuk para pengunjung yang hadir pada 18 Maret 2009 di GFC, Agus Takari yang bersedia tampil untuk jam session, juga kepada pihak GFC yang menyediakan tempat untuk gathering KJC. (Alex Kuple)

Bicara Jazz feat. Agus Takari at Gading Food City 18 Maret 2009

Bicara Jazz feat. Agus Takari at Gading Food City 18 Maret 2009

Bicara Jazz feat. Agus Takari at Gading Food City 18 Maret 2009

Bicara Jazz feat. Agus Takari at Gading Food City 18 Maret 2009

Baim Show at Margo City Depok 22 Februari 2009

Monday, March 2nd, 2009

Setelah sebelumnya pada tanggal 14 Februari 2009 duet Baim dan Artika sukses perform di Pondok Indah Mall 2, kali ini Margo City Depok mendapat kesempatan kedua menyaksikan live Baim dan Tika dengan single “Lindungimu”. Kembali Baim dan Band tampil berempat, dengan bantuan Alex Kuple (bass), Acha (drums), dan Soni (piano & keyboard). Bertempat di lobby lantai dasar Margo City yang luas, Baim tampil live pada acara yang dibuat oleh Lee Cooper bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia.Baim dan band mendapat kesempatan tampil sekitar pukul 16.00 WIB. Lagu pertama sebagai opening adalah “Ough”, sebuah nomor klasik dari Ada Band formasi awal. Lagu yang cukup menghentak ini mampu menggugah awareness pengunjung Margo City untuk mendekati panggung. Kemudian Baim menyanyikan lagu dari album barunya yang juga nge-beat yaitu “Seksi Untukku”.

Memang terlihat para penonton belum begitu “ngeh” dengan lagu ini karena memang masih fresh, namun lirik lagu yang cukup genit bisa membuat penonton sedikit menyimak. Sebagai penutup, Baim berduet dengan sang isteri, Artika menyanyikan lagu andalan di album terbaru yaitu “Lindungimu”. Mungkin banyak pengunjung tidak menyangka kalau Artika sebagai mantan Puteri Indonesia mampu bernyanyi, namun keraguan pengunjung terbalas dengan penampilan yang berkualitas dari duet terbaru tahun 2009 ini. Vokal Tika ternyata mampu mengimbangi Baim dan saling bersenyawa. Lirik penuh kasih sayang yang dibalut aransemen musik pop dari lagu “Lindungimu” diharapkan mampu membius penikmat musik Indonesia di tahun 2009 ini.(Alex Kuple).


Baim Show at Pondok Indah Mall 2 14 Februari 2009

Monday, March 2nd, 2009

Ini merupakan show pertama Baim untuk album terbarunya tahun 2009 “Perfectionist” yang menelurkan singel pertama lagu “Lindungimu” dimana Baim berduet bersama isterinya, Artika Sari. Sekaligus merayakan hari Valentine, Toblerone mengundang Baim dan Tika sebagai pembicara sekaligus perform di stage lobby Pondok Indah Mall. Baim dan band tampil berempat, the rest are Alex Kuple (bass), Acha (drums), dan Soni (piano & keyboard). Meski tanpa checksound terlebih dahulu mengingat keterbatasan waktu dan tempat acara, Baim band featuring Artika tampil cukup maksimal. Tika meski baru pertama kali ini tampil menyanyi di panggung terlihat percaya diri mengimbangi sang suami. Yang sedikit disayangkan adalah adanya larangan menggunakan drum full set di panggung PIM 2, sehingga Acha hanya menggunakan snare dan hi-hat saja. Cukup mengurangi groove musik namun mampu memberi kepuasan pada pengunjung yang penasaran melihat duet Baim dan Tika.(Alex Kuple).

Review Gathering Komunitas Jazz Chic’s November 2008

Wednesday, December 31st, 2008

Hari kamis tanggal 27 November 2008 yang merupakan hari kamis minggu keempat, Komunitas Jazz Chic’s (KJC) seperti biasanya menggelar gathering rutin bulanan. Bertempat masih di pelataran parkir Chic’s Musik di jalan Pemuda 65 Rawamangun Jakarta Timur, acara gathering dimulai sektiar pukul 20.00 WIB. Saya kebetulan tidak bisa hadir pada gathering kali ini, dan review ini saya tulis berdasarkan info dari Erik sang koordinator KJC.
Meski di tengah musim hujan, namun malam itu cuaca cukup bersahabat sehingga pengunjung yang datang cukup banyak. Sebagai opening, gathering November dibuka oleh jam session dari beberapa instruktur Chic’s Musik yaitu Erik (gitar), Bhayu (piano), Joko (bass), dan Herman (drums), membawakan 2 buah nomor standard Stella By Starlight dan All The Things You Are. Kemudian yang tampil adalah band dari Akustik (ajang kumpul siswa Chic’s aktif) yang dimotori oleh Adhit (bass) cs tampil membawakan 3 buah lagu bernuansa jazzy. Selanjutnya adalah penampilan dari Heaven On Earth (HOE) yang digawangi oleh Bhayu (piano), Ossa (drums) dan Franky (bass). HOE membawakan beberapa nomor karya mereka sendiri yang bercorak Fusion. Setelah HOE, tampil band De Vias yang membawakan 3 buah lagu jazz karya mereka sendiri. Abbe Simson Trio (Abbe-piano, Taufan-bass, Nair-drums) featuring Erik KJC tampil berikutnya memainkan 2 buah nomor yaitu Israel dan sebuah lagu milik The Beatles yang diaransemen jazz. Kemudian penampilan selanjutnya adalah Tania & Ricky cs yang digawangi oleh Tania (vokal), Ricky (bass), Erik (gitar), Herman (drums), dan Bhayu (piano). Mereka membawakan beberapa nomor jazz standard seperti Cry Me A River dan Summertime. Setelah Tania & Ricky cs, acara gathering dilanjutkan dengan jam session. Jam session 1 terdiri dari Michael (drums), Taufan (bass), Erik (gitar), dan pemain keyboard dari band De Vias, membawakan lagu Blue Bossa. Jam session 2 terdiri dari Nair (drums), Taufan (bass), dan Erik (gitar), membawakan lagu All Blues. Dan sebagai penutup jam session 3 yang terdiri dari Tania (vokal), Michael (drums), Taufan (bass), dan Erik (gitar), tampil membawakan lagu Lullaby of Birdland. Dari segi jumlah pengunjung dan pengisi acara yang tampil, gathering KJC bulan November 2008 ini boleh dibilang cukup sukses. Sampai berjumpa di gathering KJC berikutnya. Salam jazz. (Alex Kuple).

Salma in Action

Friday, November 28th, 2008