Review Gathering Komunitas Jazz Chic’s 22 Januari 2009
Saturday, January 24th, 2009Kamis tanggal 22 Januari 2009, Komunitas Jazz Chic’s (KJC) kembali mengelar gathering rutin bulanan di pelataran parkir Chic’s Musik jalan Pemuda 65 Rawamangun Jakarta Timur. Acara yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB ini memang selalu diadakan di pelataran parkir pinggir jalan raya Pemuda Rawamangun, sesuai dengan misi awal KJC yaitu memasyarakatkan jazz atau lebih mendekatkan musik jazz kepada masyarakat. Sehingga tema KJC selalu adalah Jazz Nite on the Street, dengan harapan bahwa musik jazz yang dimainkan di jalanan akan lebih mudah memasyarakat. Dan jangan lupa, gathering KJC selalu free alias bebas, tidak ada pungutan biaya wajib apapun bagi para penikmat jazz atau musisi yang tampil.
Di tengah musim hujan bulan Januari dan setelah beberapa hari sebelumnya kawasan sekitar Rawamangun seperti Kelapa Gading dan Cempaka Mas terkena musibah banjir, cuaca pada tanggal 22 Januari 2009 ternyata sangat bersahabat. Sejak siang hari udara terasa panas dan tidak ada tanda-tanda bakal ada hujan. Saat malam hari ketika gathering dilaksanakan langit terlihat cerah. Gathering kali ini dibuka oleh jam session dari Ade (piano), Imam Fathur (gitar), Joko (bass), dan Yose (drum). Kemudian tampil jam session para instruktur Chic’s Musik, terdiri dari Erik (gitar), Joko (bass), Bhayu (piano), dan Herman (drum). Mereka membawakan 2 buah lagu standard jazz yaitu Invitation dan Israel. Cukup menghangatkan suasana malam yang meski cerah namun angin terasa dingin. Penampil berikut adalah sebuah band baru yang memiliki nama Nada Biru. Nada Biru ini digawangi oleh Aris (bass), Bobby (drum), dan 2 orang dokter yaitu dr. Aisi (gitar) serta dr. Niki (piano). Aris merupakan mantan siswa Chic’s Musik, sedangkan Bobby adalah instruktur drum di Chic’s Musik. Nada Biru membawakan 4 buah lagu standard jazz yaitu Four, All Of Me, Just The Two Of Us (Fusion), dan So What. Sebagai kelompok baru, Nada Biru cukup memiliki prospek dan membawa angin segar dalam musik jazz Indonesia nantinya.
Setelah Nada Biru, beberapa jam session mengisi panggung KJC. Erik (gitar), Bhayu (piano), Joko (bass), dan Hendra (drum) membawakan nomor standard Round Midnight. Kemudian Erik (gitar), Bhayu (piano), Alex Kuple (bass), dan Hendra (drum) memainkan lagu There’s No Greater Love yang bernuansa Be Bop. Selanjutnya Alex Kuple (bass), Ade (piano), dr. Aisi (gitar), Hendra (drum), Yose (vokal), dan Tania (vokal) tampil sebagai kelompok jam session berikutnya dengan memainkan 2 buah lagu yaitu Smile yang diaransemen Funk, serta Satin Doll yang berirama swing jazz. Seperti sudah kita sama-sama ketahui, Ade adalah pianis jazz yang masih berusia 15 tahun namun memiliki kepiawaian layaknya seorang pianis jazz senior. Sangat istimewa karena sejak lahir Ade memiliki ketidak sempurnaan penglihatan, jadi musik jazz yang dipelajari dan dimainkannya adalah murni dari pendengaran dan “soul”-nya. Penguasaan Ade terhadap lagu-lagu jazz juga sengat mengagumkan, karena dia mampu menghapal banyak lagu-lagu jazz.
Menyusul penampilan Ade dan kawan-kawan adalah band Bicara Jazz yang digawangi oleh Alex Kuple (bass), Erik (gitar), Sonny (piano), dan Herman (drum). Mereka tampil kembali setelah beberapa lama absen dalam beberapa gathering KJC. Bicara Jazz yang merupakan band para instruktur Chic’s Musik meskipun beraliran jazz namun sering tampil dalam beberapa event non-jazz untuk lebih memasyarakatkan jazz. Tercatat Bicara Jazz sempat tampil sebagai opening act konser penyanyi James Blunt, tentu dengan mengolah lagu-lagu milik James Blunt menjadi jazz. Bicara Jazz juga pernah tampil dari kampus ke kampus dengan membawakan lagu-lagu milik Benyamin S yang diaransemen menjadi jazz. Kali ini Bicara Jazz tampil di KJC membawakan 3 buah nomor jazz yaitu Bluesette, Stella by Starlight, dan Solar.
Setelah Bicara Jazz, panggung kembali diisi oleh jam session. Aris (bass), Sonny (piano) dan Bobby (drum) memainkan lagu swing Just Friend dan All Blues yang dibuat lebih funky jazz. Kemudian Trio Sonny (piano), Erik (gitar) dan Bobby (drum) membawakan lagu Waltz New yang memiliki birama 3/4. Dan sebagai jam session terakhir, Ade (piano), Alex Kuple (bass), Hendra (drum), Yose (vokal), dan Tania (vokal) memainkan lagu berirama cepat Donna Lee dan sebuah lagu latin dari Tania Maria. Sangat meriah untuk menjadi penutup gathering KJC kali ini.
Akhir kata, acara gathering KJC Januari 2009 berlangsung sukses meski jumlah penonton tidak sebanyak bulan sebelumnya. Sangat meriah merujuk kepada banyaknya musisi yang tampil dengan membawakan nomor-nomor jazz yang cukup bervariasi sub genre-nya. Ada swing, be bop, funk, fusion, maupun latin. Sampai berjumpa dalam gathering KJC berikutnya, salam jazz selalu! (Alex Kuple).